Prediksi IoT Transformatif untuk bisnis di tahun 2017

Istilah Internet of Things (IoT) saat ini sudah menarik perhatian semua orang. Siapa pun akan berusaha mencari tahu jika ditantang pengetahuannya mengenai konsep mendasar teknologi IoT. Namun ini akan berubah di tahun 2017 seiring dengan dimulainya penggabungan IoT, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan pembelajaran mesin. Artikel ini akan memprediksi perkembangan IoT yang bersifat transformatif dan mungkin akan menjadi hal yang biasa dalam satu tahun ke depan.

 Prediksi IoT Transformatif untuk bisnis di tahun 2017

IoT dalam kehidupan sehari-hari

Penerapan IoT sebelumnya terbatas pada aplikasi infrastruktur backend. Bayangkan kendali sensor jarak jauh yang digunakan untuk teknologi smart grid dan robot dengan kemampuan belajar mandiri dalam sebuah pabrik cerdas. Kami melihat teknologi seperti ini akan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di tahun 2017. Kemungkinan penerapannya sangat luas, mulai dari lemari pendingin terkoneksi yang mampu mencatat persediaan makanan Anda hingga mobil yang terhubung dengan internet seperti Roewe RX5.

Omron baru saja mengumumkan sensor pendeteksi manusia, HVC-F, yang didesain untuk meningkatkan otomatisasi dalam bangunan. Sensor tersebut mampu mendeteksi jumlah serta keberadaan orang dengan tingkat presisi lebih tinggi, sehingga efisiensi penggunaan ruangan dalam sebuah kantor pun akan meningkat. Dengan mengintegrasikan HVC-F dan sistem reservasi ruang rapat, perusahaan kini dapat melacak sekaligus mempelajari pola ketersediaan dan penggunaan ruang kerja.

Ketiga contoh di atas hanya mewakili beberapa aplikasi IoT yang mulai bermunculan saat ini. Rumah dan tempat Anda bekerja akan semakin terkoneksi – bayangkan hal ini akan diterapkan di lebih banyak aspek kehidupan sehari-hari. Pertanyaan yang muncul bukan lagi apa yang terjadi “jika” tapi apa yang terjadi “ketika”.

Perangkat IoT tidak akan lengkap tanpa unsur servis

Konsumen cerdas saat ini menuntut jauh lebih banyak dari sebelumnya. Pintar saja tidak cukup. Semakin banyak manufaktur perangkat IoT yang menawarkan servis bernilai tambah untuk menjadikan produknya berbeda dari yang lain, contohnya Roewe RX5. Perangkat mobil sporty ini tidak hanya mampu mengidentifikasi pengemudinya agar dapat menyesuaikan temperatur serta hiburan di dalam kendaraan, tapi juga menyediakan fleksibilitas lain berupa kemampuan melakukan pembayaran elektronik bahan bakar, biaya parkir dan tol secara otomatis.

Di bidang perindustrian, produsen pompa udara Kaeser Kompressoren melekatkan perangkat sensor pada kompresornya untuk mengumpulkan data. Dengan demikian, perusahaan Jerman ini lebih mengerti kondisi mesin tersebut sehingga dapat meluncurkan solusi baru untuk pemasarannya yaitu penjualan udara per meter kubik melalui model bisnis air-as-a-service.

IoT-as-a-service (IoTaaS): Kombinasi IoT dan Software-as-a-Service

Kita semua tahu IoT akan membawa banyak perubahan, namun biaya yang dibutuhkan sebagai langkah awal untuk itu akan cukup memberatkan bagi perusahaan kecil maupun besar. Untuk mengatasinya, Rogers Communications dari Canada meluncurkan dua solusi baru IoTaaS – monitoring keamanan pertanian/peternakan dan makanan untuk memperoleh data mengenai kondisi ternak dan perlengkapannya secara real-time, juga monitoring tingkat ketersediaan barang di sebuah rantai pasokan.

Menurut Rogers Communications, “Kami menyediakan konektivitas, servis monitoring, serta pengelolaan solusi IoT sesuai kebutuhan sehingga konsumen kami kini dapat lebih berkonsentrasi mengembangkan bisnis, sementara kami bertanggung jawab di segi pengelolaan.” Pemain utama lainnya di pasar IoTaaS adalah Ericsson, yang menonjolkan “IoT Accelerator” – sepasang software dan servis yang disesuaikan dengan keperluan utilitas, keamanan publik, transportasi dan kota pintar.

Industrial IoT (IIoT) meraih moementum di seluruh dunia

IIoT dapat digambarkan sebagai sebuah varian khusus dari IoT yang diciptakan untuk menjawab uniknya tantangan serta kebutuhan manufaktur, transportasi dan industri lainnya. Pada awal penerapannya, IIoT ditujukan untuk meningkatkan efisiensi produktivitas dan operasional, namun para pengadopsi solusi tersebut kini mulai melihat IIoT sebagai sebuah media untuk menggali berbagai peluang sekaligus memicu inovasi. Hal ini dapat terjadi dengan melimpahnya data yang dihasilkan oleh perangkat industri, termasuk mesin dan robot perakit.

Meleburnya IIoT dan prinsip analisis akan memberi beragam pandangan mengenai peluang pertumbuhan bisnis perusahaan. Di tahap awal, integrasi tersebut secara dramatis menumbuhkan produksi yang meningkatkan pendapatan melalui beragam model bisnis baru, dan yang lebih utama adalah memicu inovasi sekaligus transformasi tenaga kerja.

Pasar IoT sebagian besar masih akan terbagi-bagi

Meskipun IoT telah mendapatkan gaungnya dan disambut dengan baik, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, salah satu tugas besar itu adalah menangani fragmentasi/perbedaan standar. Multi standar dan protokol semakin dipersulit dengan arahan yang berbeda-beda antara para pemain besar, sehingga ekosistem IoT yang saling terkoneksi dengan kemampuan berbagi data antar komputer (interoperabilitas) sejauh ini masih sulit dipahami. Sebagai gambaran, OneM2M menawarkan paket IoT milliknya dengan spesifikasi tersendiri, sementara Open Source Internet of Things (OSIOT) memilih pendekatan yang lebih terbuka (open source).

Dengan semakin bertambahnya asosiasi dan organisasi bisnis yang memasuki ranah IoT, maka tantangan untuk menciptakan sebuah standar solusi di industri ini pun semakin sulit.

Sentimen positif jauh lebih tinggi ketimbang sentimen negatif

Terlepas dari tantangan tersebut, sentimen pasar secara keseluruhan sejauh ini sangat positif. Markets and Markets memprediksikan bahwa pasar IoT akan meraup keuntungan sebesar 662 dolar AS pada tahun 2021. Berdasarkan laporan terbaru IDC yang berjudul G20 IoT Development Opportunity Index, Australia, South Korea, dan Jepang saat ini berada di posisi lima negara teratas yang siap untuk menerapkan IoT. Hal ini tentu tak lepas dari kesiapan mereka dalam hal bisnis maupun teknologi.

Tahun ini Omron secara aktif mengembangkan teknologi IoT miliknya. Di Bulan Agustus kami meluncurkan sebuah unit image sensing baru yang didesain untuk IoT, dan merupakan bagian penting dalam strategi “Sensing & Control + Think” kami yang baru. 2017 akan semakin menarik karena kami akan terus mendobrak berbagai rintangan dalam inovasi IoT untuk membantu pertumbuhan bisnis di tengah ekonomi yang tidak menentu, sekaligus meningkatkan kesejahteraan sosial di seluruh kalangan.